Tenaga Kerja Kontrak Harus Mendapat Jamsostek

Yogyakarta, KOMPAS – Tenaga kerja kontrak atau outsourcing sering kali kesulitan untuk mendapatkan hak-hak dasarnya sebagai buruh. Oleh karena itu, perusahaan penyedia jasa outsourcing harus menjamin agar karyawannya terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DIY Hendarto Budiyono mengatakan, tenaga kerja kontrak juga harus mendapat perlindungan seperti yang lain. Tenaga kerja outsourcing harus ikut Jamsostek. Ini adalah bagian dari program peningkatan perlindungan terhadap tenaga kerja, ujarnya, dalam sosialisasi UU Nomor 3 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor Kep 101/MEN/IV/2004 tentang Tata Cara Izin Operasional Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja, Kamis (21/8).

Menurut Kepala Sie Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja (HIPTK) Disnakertrans DIY Rujito, sampai saat ini masih banyak perusahaan penyedia jasa tenaga kerja kontrak yang belum mendaftarkan karyawannya sebagai anggota Jamsostek. Aturannya masih belum jelas, sehingga belum banyak perusahaan yang tahu soal itu, ucapnya.

Sampai sekarang, lanjut Rujito, tenaga kerja kontrak masih sering mendapat masalah menyangkut hak-hak dasar mereka. Dalam soal gaji, misalnya, tanpa ketentuan yang jelas, tenaga kerja kontrak sangat rentan menerima gaji di bawah standar. Perusahaan penyewa memberikan gaji sesuai kontrak dengan perusahaan penyalur. Selanjutnya, tenaga kerja menerima gaji dari penyalurnya sehingga mereka sering kali tidak tahu berapa jumlah yang mestinya diterima, tuturnya.

Ia menambahkan, selain ketentuan mengikuti Jamsostek, perusahaan penyedia jasa tenaga kerja kontrak mestinya melaporkan kontrak kerjanya ke dinas tenaga kerja setempat. Selain itu, perusahaan penyewa tenaga kerja kontrak juga harus mendaftarkan alur kerjanya ke dinas tenaga kerja. Hal itu penting untuk menjamin agar kontrak yang dibuat tidak merugikan tenaga kerja. (ARA)

~ oleh dhieeewhe pada 22 Agustus 2008.

Satu Tanggapan to “Tenaga Kerja Kontrak Harus Mendapat Jamsostek”

  1. keberadaan koperasi TKBM yang mempuayi wilaya kerja,Berada di dua Kabupaten tapi 1 KAMPEL. Petayaan ijin operasional mana yang harus diberlakukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: