Per3Mpu@N LaNgs!n9 tid@k LaKu !!

Perempuan langsing tidak laku !!! Nahh .. itulah yang terjadi di Mauritania. Waachhh .. kejam ya !! padahal kalau di Indonesia lebih banyak perempuan yang menginginkan tubuhnya langsing dan ideal 🙂

Gadis-gadis yang akan menjadi pengantin akan dipaksa menjadi gemuk untuk menghormati suaminya. Besarnya bentuk badan mereka, menunjukkan besarnya cinta mereka kepada sang suami.

Sebenarnya tradisi “pemaksaan” terhadap wanita ini sudah ditanggalkan bertahun-tahun lalu. Namun sejak kembalinya pemerintahan junta militer ke negara di Afrika Barat tersebut, tradisi lama itu dihidupkan lagi.

Aminetou Mint Ely, seorang pejuang hak asasi wanita mengatakan sejak menginjak usia lima tahuan, seorang gadis diwajibkan menjalani tradisi yang disebut leblouh tiap tahunnya.

Digambarkannya, tradisi tersebut adalah memaksa wanita memakan berkarung-karung makanan dan minuman. Bahkan mereka dipaksa memakan muntahannya sendiri jika menolak.

“Di Mauritania, ukuran tubuh wanita mencerminkan seberapa luas dia menempati hati suaminya,” ujar Mint Ely Ketua the Association of Women Heads of Households.

Menurutnya junta militer telah membawa bangsa Mauritania mundur.

“Kita semakin mundur. Padahal kita sudah mempunyai menteri urusan wanita. Kuota 20 persen wanita di parlemen sudah terpenuhi. Kita juga punya diplomat dan gubernur perempuan. Militer telah memaksa kita mundur seperti puluhan tahun lalu. Menteri urusan wanita sudah tidak bisa angkat bicara,” kecamnya.

Mauritania telah mengalami sejumlah kudeta kepemimpinan sejak merdeka dari Prancis pada 1960. Agustus tahun lalu, panglima tentara Jenderal Mohamed Ould Abdelaaziz mengambil alih kekuasaan dari presiden yang terpilih melalui pemilu, karena memecatnya.

Pembela hak-hak anak , Fatima M’baye menyoroti tentang pernihakan di bawah umur.

“Saya tidak pernah bisa memperkarakan kasus pemaksaan anak-anak untuk makan supaya menjadi gemuk. Para politikus takut untuk mempertanyakan tradisi usang tersebut. Pernikahan di wilayah pedesaan biasanya dilakukan di bawah hukum adat atau melalui marabou (kiai). Tidak ada otoritas negara yang mengecek usia para mempelai wanita,” katanya.

Dia menambahkan, Mauritania telah menandatangani dua perjanjian, negara-negara Afrika dan internasional tentang perlindungan anak.

Leblouh adalah tradisi menikah muda yang seringkali melibatkan anak-anak usia lima, tujuh, atau sembilan tahun. Sebelum menikah, mereka diharuskan makan banyak untuk menjadi gemuk, supaya mereka bisa segera menikah. Lebuh mudah lebih baik.

Gadis-gadis itu akan dipisahkan dari keluarganya untuk dibawa ke tempat “penggemukan”.

Di sana mereka akan diasuh oleh bibi atau neneknya. Mereka diberi makan beras, minum susu unta dan air dengan porsi jumbo. Dalam sehari mereka diharuskan makan dua kilo beras yang dicampur dengan dua gelas mentega dan 20 liter susu unta.

Waaahhh … mengerikan 😥 padahal dhie aja kalau udah males makan nggak bakal makan 🙂 Gemuk itu cantik bila sesuai .. hiiii .. kalau berlebihan seperti gadis-gadis di Mauritania ini .. sungguh ini penyiksaan namanya. Dhie jadi makin bersyukur karena hidup di Indonesia yang tidak ada tradisi yang demikian itu

~ oleh dhieeewhe pada 19 Maret 2009.

9 Tanggapan to “Per3Mpu@N LaNgs!n9 tid@k LaKu !!”

  1. weleh… jadi ga cantik dong…. Jadinya malah tambah menakutkan.. :mrgreen:

  2. hahahhaha, untung ra lanang sek kudu lemu. Iso dihukum gantung aku neng kono

  3. san9aD t!daK ad!L selalu perempuan yan9 jadi korbannya..
    besarnya c!Nta sebenaRna bukan bedasarkan besar kecilna tubuh..

    ituh pemikiran mundur yan9 mak!n tebelakan9,sebaij=kna dimusnahkan pemaksaan ituh,ayo menteri pemberdayaan perempuan dan para aktivifis perempuan di afrika..berantas ituh,seandaina bisa daku mau menjadi voulentirna untuk men9ubah poLa p!kir masy.disanah..
    tak ubahna den9an masy.cina yan9 semakin kecil kaki perempuan semakin ba9us dan cantik,ituh ju9a dikecilin den9an penyiksaan..

    parraaaaahh..!!

  4. berarti disana nggak ada kemisikinan…toh makan banyak semua kan..
    hehehehe

  5. => bujang
    heee .. mungkin juga :mrgreen:

    => phery
    iyo mas .. butuh waktu lama untuk membuatmu gemuk
    cckckckcckck ..

    => wi3nd
    iyo mbak parah bgt !! penindasan .. kejam pokok e

    => galih
    iya .. ya … bisa jadi
    ^_^

  6. Untungnya saiya nggak pernah lihat dhiee, kalau pernah saya bakalan membayangkan gimana ya klo dhiee segendut foto diatas. hehe… peace!

  7. Wah kalo gemug bisa bisa rumah jadi sempit dong….hehe.. 😛
    Klo dewi sendiri gemug atao lasing?????

  8. Untung aja di Indonesia ndak ada yg kayak gitu. Kalau sampai ada, Bulog pasti kewalahan nyediakan stock beras.

  9. => aris
    heee .. dhie aja beratnya ga nyampai 45 kok :mrgreen:

    => accan
    duuchhh accan, ini dhie bukan dewi
    di INGAT ya !! kira-kira gemuk apa langsing 😉

    => Johan
    wakaakakakak .. bener bgt bang jo
    bisa2 yang cowok yang kelaparan
    hiiii …..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: