b@Hay@ peL!hAr@ kuc!Ng

Wahhh … buat teman-teman yang suka kucing perlu hati-hati nich .. seberapa bahayanya sich pelihara kucing itu ??

Ternyata memelihara kucing di rumah itu ada risiko tertular beberapa jenis penyakit. Satu yang paling harus diwaspadai, bila membawa penyakit toxoplasma . Nahhh .. Ini sejenis parasit yang hidup di usus kucing. Maka parasitnya berpotensi menulari lewat tinja kucing.

Karena tinja kucing berceceran di sekitar rumah, bisa jadi parasit juga berpotensi tersebar di sekitar permukaan tanah, lantai, dan pekarangan rumah. Parasit juga melekat pada bulu, mulut, dan wadah bekas makan kucing. Nahhh .. tu wilayah yang perlu diwaspadai ya!

Parasit dalam usus kucing ini juga bisa hidup di tubuh manusia. Maka kita sebut penyakit hewan yang bisa juga pada manusia atau zoonosis. Berdekatan hidup dengan kucing berisiko tertular parasit ini. Tenang dulu 🙂 Tentu tidak semua kucing membawa parasit ini. Hanya kucing yang tertular saja yang menjadi sumber penular.

Bukan hanya kucing. Bisa juga anjing, kambing, sapi, kerbau, atau hewan apa saja yang tertular parasit ini. Biasanya hewan yang merumput. Kambing dan kerbau mendapatkannya setelah makan rumput yang sudah tercemar parasit ini. Kotoran kucing yang berceceran terbawa kaki kucing ke rumput yang kemudian dimakan kambing atau hewan pemakan rumput lainnya.

Parasit dalam bentuk kiste yang masuk ke tubuh kambing atau pemakan rumput yang tercemar parasit akan tumbuh di dalam daging. Maka hati-hati makan daging kambing, kerbau, atau sapi setengah matang, jika ternyata ternak tersebut mengidap toxoplasmosis.

Bagi bayi, toxoplasma sama risikonya dengan pada orang dewasa. Namun kelak pada kaum Hawa, parasit ini menimbulkan masalah bila sedang hamil positif toxoplasma. Tahunya berpenyakit, dari pemeriksaan darah di laboratorium, kedapatan positif toxoplasma. Kehamilan dengan toxoplasma berakibat anak cacat dalam kandungan, kalau bukan anak mati. Maka sebaiknya tidak hamil dulu kalau positif toxoplasma.

Ada jenis penyakit lain yang dibawa kucing, berupa penyakit cacing. Tapi tidak lebih berbahaya dibanding toxoplasma. Cara mencegah agar tidak tertular, dengan menjaga kebersihan. Selain kebersihan lingkungan rumah, juga kebersihan perorangan, khususnya tertib mencuci tangan. Parasit dari sekitar rumah mudah melekat pada jemari tangan. Bila makan tanpa membasuh tangan dengan sabun sampai bersih, maka penularan toxoplasma berlangsung melalui jemari tangan ini.

Yang terpenting jaga kebersihan aja 🙂

~ oleh dhieeewhe pada 28 Maret 2009.

19 Tanggapan to “b@Hay@ peL!hAr@ kuc!Ng”

  1. waaa.. daKu senen9s ban9ed becanda ma kucin9.. 🙂
    tapis etelahna bersih bersih,choco ju9aa.. hehhe

    [sejak unyiL mati nda miaRa kucin9 la9i,tapi enTah napa banyak kucin9 yan9 daten9 kerumah jadi ya sudawlah,senen9s senen9s aJah 😆 ]

  2. Wah. untung saiya nggak suka kucing dhie…
    maslahnya kucing juga nggak suka ma saiya…hehe..
    nggak tau, biasanya kucing kalau saiya pegang-pegang, dia langsung mau nyakar saiya.. dia gemas kali ya?? hehe… sebenarnya dia tu mau nyubit kali ya, tapi berhubung dia nggak bisa nyubit, jadi nyakar deh…wkwkwk…

  3. yang saya tau emang bahaya..
    tapi bulunya itu…
    heheeheh

  4. Dulu di rumah piara kucing satu ekor. Itu kucingnya nenek. Namanya si kuning, sebab warna bulunya memang kuning. Suatu pagi kucing itu kedapatan mati di ruang tamu. Ndak tau penyebab kematiannya. Mungkin pagi itu memang sudah takdirnya utk mati. Ndak pakai acara sakit2an segala sih. Sejak itu kami ndak pernah piara kucing lagi.

  5. waduhh…ternyata sebegitunya…
    padahal kucing tuh lucu lhooo….
    tapi dari kecil saya tidak boleh memelihara kucing… 😀
    mungkin alasan orang tua yang lebih ngerti…

    THANKS for share ya broo…

  6. => wi3nd
    hee … mungkin mbak wi3nd emang ibunya kucing, jadi di cari dech
    heee … 😆

    => aris
    mas aris nyuri ikannya kali :mrgreen:

    => galih
    gemesin ya 🙂

    => Johan
    kenapa nggak pelihara lagi bang jo ??
    kucingnya pada kapok ya
    hiiii … ckckcckckck

    => Rayza
    hee … atau emang ga suka kali sama kucing
    😆

  7. Oleh karena itu, bagi ibu-ibu muda harus mengecek terlebih dahulu agar dinyatakan bebas dari toxoplasma sebelum mengandung. Hehe…
    Untungnya saya gak melihara kucing atau anjing. wkwk…

  8. heee .. untung dhie juga ga
    ckckckck :mrgreen:

  9. Aku suka bgt ma kucing. Tapi bulunya itu yg membuatku waspada. Salam.

  10. wah terimakasih yaa infonya. saya suka kucing tapi takut merawatnyaa. alhasil saya akhirnya punya kucing jugaa lhoo hihi :))

  11. Q sk bnget ma kucing,mlh q jg syg ma kucing..
    emank law terkena parasit gk bs dsembuhin y…
    n law bs dsembuhin apa obtna y…

  12. Bagi pria mungkin aman dari Tokso… Yang rawan itu Wanita ħέ³ ħέ³ ħέ³ ħέ³…

  13. aq jga ska kcing tpi dah d buang ma mama prtamax sih sdih coz kta mamablux thu kalo kehrup bahaya aq jga prnh tdur sma kcingq thu….
    tpi ya udahlah mgkin itu yg terbaik…

  14. tapi ttp ja, gak bisa benci ma kucing…..!!!!

  15. Alhamdulillah semoga anda bertambah ilmunya. Insya Allah tulisan anda mendpt nilai ibadah oleh Allah Swt. Tulisan anda akan membuka mata warga kami yang hoby kucing atau sejenis lainnya, hanya sekedar hobby tapi tak tahu cr pemeliharanya. thanks banget.

  16. emp….
    gtto to bhaya nya…

    eh…kan dri penjelasan d atas taqx smua kucing mengandung toxoplasmosis, ,,,,,,
    dha yang taw ciri” kucing yang punya toxoplasmosis????

  17. […] https://dhieeewhe.wordpress.com/2009/03/28/bhay-pelhar-kucng/ […]

  18. kucing memang bahaya sekarang saya telah keguguran anak keempat sedih hati ni pilu sangat…saya akan buang semua kucing2 saya selamat tinggal kucing…

  19. […] https://dhieeewhe.wordpress.com/2009/03/28/bhay-pelhar-kucng/ […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: