s!sa tig@ Kawat di p3Rut ibu Noorsyaidah

Sudah lama tidak terdengar kabar tentang ibu Noorsyaidah, masih ingat bukan dengan manusia kawat ?! Ibu Noorsyaidah  ternyata, selama 5 bulan Noor berangkat ke Jakarta untuk belajar agama pada Mamah Dedeh, ustadzah dan penceramah kondang.

Setelah belajar selama 5 bulan, kini Noor kembalkwat_noori ke Sangatta. Terjadi perbaikan yang cukup ajaib pada penyakitnya yang fenomenal. Saat awal keberangkatan dulu, 47 kawat keluar dari perutnya, kini tinggal 3 kawat. Sedangkan berdasarkan hasil rontgent terbaru, di dalam perutnya kini masih tertinggal 10 kawat.

“Alhamdulillah, banyak perkembangan selama di Jakarta,” katanya. Salah satu yang menonjol, setiap kali ikut Mamah Dedeh mengisi pengajian dan didoakan jamaah, satu kawat terlepas dari perutnya. “Biasanya Mamah memang memperkenalkan saya pada jamaah, kemudian jamaah mendoakan kesembuhan saya,” katanya.

Selain didoakan jamaah pengajian, ia juga rutin mengikuti terapi penyembuhan zikir pada seorang dai yang disebutkannya bernama Ustadz Ihsan. “Setelah dzikir biasanya ada kawat yang lepas,” katanya.

Noor begitu bahagia di Jakarta. Hari-hari yang panjang dilewatinya dengan penuh makna. Terlebih ketika Mamah mengajaknya mengisi pengajian di kampung-kampung. Ia pun banyak bertemu dengan para ibu yang histeris, bahkan memeluknya sampai menangis. “Mereka heran, walaupun saya sakit, tapi masih bisa tertawa ngakak,” katanya.

Bahkan beberapa kali anggota jamaah pengajian menjadi tercerahkan dengan ketegaran dan kesabaran Noor. Terutama mereka yang mendapat ujian kesulitan, terutama kesehatan. “Jangan pernah merasa sebagai orang paling menderita di dunia. Maka kita akan menjalani hidup dengan lebih kuat,” katanya.

Saat-saat di Jakarta begitu bermakna. Namun ia tak bisa melupakan amanahnya sebagai ketua majelis taklim di lingkungannya dan sebagai guru di Play Group Noorul Iman. “Saya berulangkali meminta pulang, namun Mamah berulangkali menolak. Bahkan Mamah meminta saya tinggal di Jakarta,” katanya.

Namun karena pengajian sempat vakum, dan play group tidak maksimal, maka ia memutuskan untuk kembali ke Sangatta. “Kalau ada rezeki, insya Allah saya kembali ke Jakarta nanti,” katanya.

Kepada Noor, Mamah mengatakan, bahwa apa yang dideritanya adalah ujian Allah. Dan kawat yang tersisa menjadi sarana mengingat kebesaran Allah. “Bila rasa sakit muncul, saya biasanya berwudhu, shalat dua rakaat, lalu mengaji. Tapi bila masih sakit, saya pun berdoa, ya Allah berilah kenikmatan di balik rasa sakit ini,” katanya.

Kenikmatan itulah yang Noor rasakan bulan Ramadhan lalu. “Biasanya ada saja puasa saya batal karena menahan sakit. Tapi Alhamdulillah Ramadhan tahun ini lancar,” katanya. Ia pun bisa berpuasa, bertahajud, membaca Al Quran, membagikan sembako, melaksanakan pengajian, mengurus play group, dan aktifitas lain,” katanya.

Kepada masyarakat luas, Noor menyampaikan permohonan maaf lahir dan bathin. Ia pun mengajak masyarakat menyadari betapa besarnya nikmat Ilahi pada kehidupan manusia.

Ia juga bersikukuh untuk tetap menjalankan pengobatan medis dan syar’i, serta menolak terapi bernuansa syirik,mistik, dan perdukunan. “Kalaupun saya harus kembali pada Allah, biarlah saya kembali dalam keadaan seperti ini. Saya tidak ingin menghadap Allah dalam keadaan syirik,” katanya.

(info : kompas)

~ oleh dhieeewhe pada 27 September 2009.

8 Tanggapan to “s!sa tig@ Kawat di p3Rut ibu Noorsyaidah”

  1. wah, kok ada ya penyakit kayak gitu… hiiii seram..

  2. hayah… masih aku yang comment… ayo yang lain..!!!

  3. Hah???? masih aku juga?????

  4. dhie.. mohon maaf lahir dan bathin dulu yaaa..🙂
    [even belated🙂 ]
    untuk smua tutur komen9 yan9 nda berkenan,maafkan yaa..

    iyah,uda lama nda terden9ar kabarna ibu noor ini..
    alhamdulilah jika suda men9alami perubahan yan9 san9ad membaha9iakan…
    smo9a bisa tuntas ya buu amiin..

  5. allah huakbar!!itu semua kuasa allah..moga diatas menjadi pelajaran bagi kita

    mangkanya mbak..sering sering kedukun biar ada kawatnya diperut hihihi

  6. ya itulah cara yg benar buat kesembuhan, penyakt datang dan sembuh atas kehendak ALlaoh. kalau toh ulah makhluk jahat (persekutuan iblis dan manusia) msh sbb diperkenankan olehNya sbagai coba’an.

  7. kepada yg terhormat ibu noor syaidah…
    saya ingin memberikan informasi kpd ibu yg insyaAllah dgn info ini dapat membantu kesembuhan ibu dari penyakit yg diderita ibu selama 17 thn ini. dengan niat yg tulus dan keyakinan ibu yg kuat agar dapat sembuh agar ibu dapat datang kepulau sumatera tepatnya dikota pagar alam PALEMBANG SUMATERA SELATAN. atw ibu dpt menghubungi nmr tlp saya. 0813 67908899/0711-7779687 atau krimkan alamat dan nomor telp ibu yang bisa kami hubungi ke anank_thearch@yahoo.co.id. kiranya Allah SWT. memberikan yg terbaik buat ibu dan kita semua.

  8. alhamdulillah…\
    ibu noor memang benar2 hebat…
    really inspiring…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: