Fatin – Dia Dia Dia

selalu kupikir bahwa aku tegar
aku tak pernah menyangka kan begini
dan saat engkau tak di sisiku lagi
baru kurasakan arti kehilangan

ingin kubicara, hasrat mengungkapkan
masih pantaskah ku bersamamu
tuk lalui hitam putih hidup ini

saat engkau pergi, tak kau bawa hati
dan tak ada lagi yang tersisa …
dia … dia … dia … tlah mencuri hatiku …

dan saat hari dimana kau tinggalkanku
kupikir semuanya kan baik-baik saja
dan kini baru kusadari semua
dia … dia … dia … tlah mencuri hatiku …

ingin kubicara, hasrat mengungkapkan
masih pantaskah ku bersamamu
tuk lalui hitam putih hidup ini

saat engkau pergi, tak kau bawa hati
dan tak ada lagi yang tersisa …
dia … dia … dia … tlah mencuri hatiku …

ingin kubicara ….
tuk lalui hitam putih hidup ini …
saat engkau pergi, tak kau bawa hati
dan tak ada lagi yang tersisa …

ingin kubicara, hasrat mengungkapkan
masih pantaskah ku bersamamu (bersamamu)
tuk lalui hitam putih hidup ini (hitam putih, hidup ini)

saat engkau pergi, tak kau bawa hati
dan tak ada lagi yang tersisa …
dia … dia … dia … tlah mencuri hatiku …
dia … dia … dia … tlah mencuri ha..tiku …
tlah mencuri ha..ti..ku …
Ooooh… ehmmm

~ oleh dhieeewhe pada 21 November 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: